Powered by Blogger.

Search This Blog

Showing posts with label Vaksin Anak. Show all posts
Showing posts with label Vaksin Anak. Show all posts

Motherhood: Pengalaman Vaksin Di Rumah Vaksinasi Cikarang


Hello beautiful moms!!

Lama (pakai banget) saya tidak posting artikel di blog. Maaf ya blog, saya terlalu asyik mengurus Sabina. Kalau ada waktu luang pas Sabina bobo, malah jadi ikutan bobo juga . Anyway, kali ini tanpa basa-basi pembukaan saya mau cerita pengalaman saya memvaksinasi Sabina di Rumah Vaksinasi Cikarang.
Jadi masih bersambung dari tulisan saya yang "Vaksinasi anak di Posyandu, Puskesmas, Bidan, RS atau RV?" saya memang berniat untuk memberikan Vaksinasi Dasar Lengkap dan Vaksinasi tambahan untuk Sabina. Seperti yang dituliskan di postingan tersebut, Vaksinasi Tambahan bisa dilakukan di RS kan cenderung biayanya mahal, maka saya memutuskan untuk Vaksinasi di Rumah Vaksinasi (RV). Awalnya tau dari mana sih RV ini? Saya tahu RV ini saat baru menikah. Saat itu bapaknya Sabina terkena Hepatitis, saya dianjurkan untuk vaksinasi oleh kakak ipar dan dia bilang kalau mau lebih terjangkau vaksinasi di RV saja. Saat itu RV terkedat hanya ada di Bekasi Barat. Mau kesana rasanya tuh jauh...jauh... Yasudah lah saat itu gak jadi vaksinasi.
Sewaktu hamil, saya buka website RV dan ternyata sudah ada RV di Cikarang. Seneng banget... Jadi tak perlu jauh-jauh ke Bekasi. Sabina vaksin PCV di RV Cikarang. Lokasi RV Cikarang ada di perumahan Cikarang Baru, daerah tongkrongan ibuk lah ya . Kalau dari rumah sekitar 45-50 menit ya tetep itungannya jauh. Alamat dan kontak RV Cikarang nanti dituliskan di akhir postingan ya. Walau lokasinya di dalam perumahan tapi gak susah kok carinya, searching di google maps juga bisa langsung ketemu. Moms tidak perlu khawatir semua vaksin di RV ini terjamin keasliannya .


Jadi satu rumah disulap jadi RV. Di teras bagian depan tempat pendaftaran, pengukuran berat dan tinggi badan. Disediakan kursi untuk menunggu antri saat pendaftaran. Kemudian masuk ke ruang tamu dan keluarga dijadikan area menunggu dan bermain anak. Disediakan playmat, mainan anak dan TV. Jadi sambil nunggu anak bisa bermain. Lalu kamar pertama digunakan untuk ruang praktek dokter. Kamar kedua digunakan untuk Nursery Room. Cukup lengkap ya fasilitasnya. Dan dibandingkan di RS menurut saya lebih nyaman di RV untuk orangtua dan anak saat menunggu antrian. Tidak khawatir dengan paparan penyakit dari orang-orang yang berobat di RS.
Tempat Daftar
Area Bermain
Sabina habis ganti popok main dulu

Dokter yang bertugas di RV mempunyai surat izin praktek. Di RV Cikarang dokter yang bertugas namanya dr. Muhammad Yusra Firdaus, dokternya enak selain vaksin kita bisa konsultasi tumbuh kembang anak secara cuma-cuma alias gratis (jiwa emak-emak).
Surat Izin Praktek

Oh iya jadwal RV Cikarang adalah hari Sabtu dan Minggu. Tapi tetap sebelum datang lebih baik konfirmasi via WA terlebih dahulu untuk kepastian jadwalnya. Untuk update harga Vaksin yang terbaru bisa dilihat langsung di website resmi Rumah Vaksin. Juga untuk tau informasi lain mengenai Ruma Vaksin moms bisa buka website Rumah Vaksin . Sekian cerita pengalaman saya vaksinasi di RV, semoga bisa bermanfaat buat moms yang sedang mencari info mengenai RV Cikarang. See you on next post!! 

Rumah Vaksin Cikarang
 Jl. Kancil IX blok E-71 Jababeka II , RT 07/RW 07 Sertajaya, Cikarang Timur, Bekasi
081247124612 (bisa whatsapp juga ya)


Vaksinasi anak di Posyandu, Puskesmas, Bidan, RS atau RV?


Halo bu ibu !

Bukan sok-sokan bukan pula sok iyey, tulisan saya kali ini akan membahas mengenai Vaksinasi untuk anak. Ini sih lagi-lagi cerita pengalaman pribadi ditambah baca-baca dan tanya tenaga kesehatan. So, buat ibu-ibu yang masih bingung bin galau semoga tulisan ini bisa membantu .
Obrolan mengenai vaksin sudah dimulai saat saya hamil trimester 2. Saya dan suami sepaham dan sepakat untuk memberikan vaksin kepada anak-anak (kan berencana nambah yess pak ) kami. Lalu saya mulai mencari informasi vaksin apa saja yang dibutuhkan untuk anak dan ini rangkuman informasi yang saya dapat. Jadi ada vaksinasi dasar dan tambahan. Tapi sewaktu baca artikel di website DepKes RI ternyata Kementrian Kesehatan melakukan perubahan konsep untuk Imunisasi Dasar Lengkap menjadi Imunisasi Rutin Lengkap. Imunisasi Rutin Lengkap terdiri dari Imunisasi dasar dan lanjutan.
Kita bahas Imunisasi rutin lengkap (untuk selanjutnya saya akan pakai kata Vaksinasi) terlebih dahulu ya. Dari yang saya baca vaksinasi dasar terdiri dari vaksin Hepatitis B, BCG, Polio, DPT, Hib dan Campak (atau MR). Kemudian untuk vaksinasi lanjutan, bayi bawah dua tahun (Baduta) usia 18 bulan diberikan vaksinasi (DPT-HB-Hib dan Campak/MR), kelas 1 SD/Madrasah/Sederajat diberikan (DT dan Campak/MR), Kelas 2 dan 5 SD/Madrasah/sederajar diberikan (Td). Nah..vaksinasi rutin lengkap ini disubsidi oleh pemerintah. Jadi sejatinya ibu-ibu sekalian tidak perlu bingung, Imunisasi rutin lengkap ini biasanya pemerintah rutin melakukan vaksinasi gratis dan jadwalnya ada di Posyandu, Puskesmas dan Sekolah-sekolah (untuk vaksinasi lanjutan).
Pengalaman saya, Sabina belum pernah memang vaksinasi di posyandu karena dilingkungan tempat tinggal jadwal posyandunya tidak rutin. Vaksinasi di puskesmas juga belum pernah karena jadwal puskesmas itu kan biasanya pagi di hari kerja, pasti saya gak bisa. "Terus Sabina vaksinasi dimana dong kalau gitu? Di RS? Sama aja mahal dong.." Eitsss tenang ibu-ibu jangan nyinyir dulu. Sabina biasa vaksinasi di klinik bidan deket rumah (duh maap lupa nama kliniknya). FYI, biasanya klinik bidan praktek itu dapat suplai vaksin dari puskesmas juga. "Tapi kok gak gratis kalau saya vaksinasi di bidan?". Iya..memang gak gratis tapi tetap tergolong murah toh bayarnya? Biasanya sih itu hanya bayar biaya suntik saja cuma Rp 45.000-50.000an ya kan? Bahkan kalau di Jogja (kata kakak ipar) jasa suntik bidan hanya RP 25.000-an. Murah lah ya. Ya kecuali klinik bidannya menyediakan vaksinasi tambahan atau diluar vaksin yang disubsidi pemerintah. Tenang bu ibu yang vaksinasi rutin lengkapnya yang subsidi pemerintah itu terjamin keasliannya. Justru berita vaksin palsu yang sempat beredar dulu itu kejadiannya lebih banyak di RS. 
Eh tadi katanya vaksinasi di RS mahal ya? Menurut cerita pengalaman teman saya yang vaksinasi anaknya di RS sih begitu. Ternyata kenapa mahal, ya karena tidak disubsidi pemerintah (vaksin rutin lengkap dan tambahan). Tergantung merk vaksin yang dipakai juga, misal untuk vaksinasi DPT saja banyak merk-nya, lokal atau luar, bisa yang gak demam dan belum lagi kalau mau vaksin combo. Kalau ngomongin combo, vaksin subsidi pemerintah juga sudah combo loh Pentabio (DPT, Hib, HB) misalnya. Kalau pakai demam atau gak demam mah...hmm...lagi-lagi preferensi, tapi wong namanya juga biar antibodinya kuat ya kudu berjuang dulu melawan si virus dan bakteri yang dimasukkan itu. Lagipula demam itu bukan sesuatu yang harus ditakutkan (baru tau setelah jadi ibu), itu tanda kalau tubuh kita sedang melawan penyakit. Lagian kalau KIPI-nya cuma demam dan rewel mah rasah repot bu, tinggal susui dan gendong (lah itu repot tauk buk, 樂 eh masa). Kapan-kapan bahas KIPI juga kali ya, wisshh fokus ini dulu bu fokus. Oh iya kalau di RS juga ditambah biaya konsultasu dokter spesialis anak dan yang nyuntik ya dokternya (katanya sih). Silahkan total harga vaksinnya + biaya konsultasi dokter spesialis yang pastinya beda sama biaya jasa bidan.  
Semoga nanti bisa icip vaksinasi di Puskesmas atau Posyandu (loh buk kirain mau vaksinasi yang di RS)...dududu 

Jadwal Imunisasi Anak Usia 0-18 Tahun dari IDAI

Nah untuk vaksinasi tambahan ibu-ibu bisa lihat di Jadwal Rekomendasi Vaksinasi Anak dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Tabel rekomendasi juga ada jadwal vaksinasi rutin lengkapnya ya. Perlu diingat untuk vaksin tambahan tidak disubsidi pemerintah, pasti harganya jauh lebih mahal dan biasanya jarang tersedia di Posyandu dan Puskesmas. Vaksinasi tambahan bisa juga dilakukan di RS atau RV (Rumah Vaksinasi). Saran saya kalau ingin lebih hemat vaksinasi di RV saja. Untuk yang belum tahu RV, monggo dikunjungi website Rumah Vaksinasi terlebih dahulu. Nanti (InsyaAllah) di postingan selanjutnya saya akan cerita pengalaman vaksin di RV-Cikarang.
Anyway, dimanapun vaksinasinya itu semua balik lagi ke preferensi masing-masing ibu (juga bapak) . Seperti yang saya jelaskan diatas, saya hanya ingin berbagi pengalaman saja. Nah, kalau ibu pilih mana vaksinasi di Posyandu, Puskesmas, Klinik bidan, RS atau RV? Yuk share pengalamannya di kolom komen yaa...