Powered by Blogger.

Search This Blog

Review Hayuni: Fanbo Perfect Matte Lip Cream-No.4 Warm Latte


Hi beautiful lady!!

Hari Senin kemarin saya bersama ibu-ibu kantor mampir ke DanDan, belum tau niat beli apa. Ditengah kebingungan saya melihat Lip Cream dari Fanbo ini. Akhirnya setelah sekian lama tidak beli lipstick atau lip cream. Ternyata setelah kemarin blog walking lip cream ini tuh udah lama ya keluarnya. Yaudah lah walaupun saya telat semoga masih tetap bisa memberikan informasi bermanfaat sebelum kalian memustuskan untuk beli ya. Here is Fanbo Perfect Matte Lip Cream-No. 4 Cream Latte review.
  • Kemasan
Kemasan Fanbo Perfect Matte Lip Cream ini berupa tube plastik. Tidak ada kemasan dus, hanya dibungkus plastic seal saja. Kesannya seperti lipstik dengan harga murah, karena pas dipegang terasa ringan. Tube-nya bening memudahkan melihat warna lipstiknya dan tutupnya berwarna putih. Di plastick seal terdapat keterangan komposisi dan dibuat oleh. Ada juga kode produksi, tanggal expired dan keterangan warna. Sangat disayangkan informasi produk ini nempel di plastick seal, jadi pas dibuka plastiknya pastinya hilang deh itu informasinya. Tulisan yang nempel di tube hanya nama produk dan keterangan warna. Aplikatornya gak ada masalah buat saya, ukurannya pas. 
Kemasan

Kemasan

Aplikator

  • Formula
Formulanya sesuai dengan yang di klaim yaitu Matte. Lembut, pigmentasi ok menutup bibir, cepat sekali set (saya kurang suka) dan lip cream matte yang tipenya membuat bibir kering. Kalau tidak salah hanya ada 5 dan semuanya masih dalam range warna aman. Jadi gak ada yang wow banget gitu. Saya beli yang warna 04 Warm Latte. Kalau dari namanya pasti berfikiran warnanya akan kecoklatan gitu kan? Tapi menurut saya lebih banyak hint pink. Tapi ini warna paling pas buat wajah saya. Warna-warna aman ..hahaha.
Ketahanannya? Ini Matte tapi gak setahan itu lah. Pakai pagi hari setelah minum atau makan pasti smudge. Masih kalah dengan Purbasari Hi-Matte Lip Cream Hydra Series  . 
Aplikasi

  • Harga
Harga Fanbo Perfect Matte Lip Cream ini Rp 81.000 waktu beli di DanDan dapet diskon jadi Rp 64.800. Dengan harga segitu worth it or not? Tentu tidak. Lagi-lagi masih lebih murah Purbasari Hi-Matte Lip Cream.

Jadi kesimpulan review saya kali ini, Fanbo Perfect Matte Lip Cream is not recommended. 
Tapi ini menurut saya ya, kalau diantara kalian ada yang suka yuk komen dibawah untuk berbagi pengalamannya. Nah segitu dulu ya review kali ini, semoga bisa ngikutin produk lipstik yang lagi hype ya. Sampai jumpa di blog post berikutnya!!

Motherhood: 10 Aktivitas Yang Bisa Ibu Lakukan Ketika Cuti Hamil



Hi beautiful moms!

Siapa disini yang akan mengajukan cuti hamil? Terbayang bagi ibu yang sudah terbiasa dengan segudang aktivitas bekerja pasti memikirkan apa yang nanti akan dilakukan ketika cuti hamil. Tapi ada juga yang sudah tidak sabar cuti hamil, karena sudah merasa lelah bekerja dengan perut yang besar. Saya adalah tim kedua...hehehe karena lokasi rumah dengan tempat kerja yang cukup jauh, jadi rasanya ingin cepat-cepat cuti hamil kala itu. Saat hamil Sabina, saya mengajukan cuti 1 bulan sebelum lahiran. Alasannya ya karena sudah lelah menghadapi jalanan macet, lalu alasan lainnya karena ingin fokus mempersiapkan diri sebelum lahiran. Lalu setelah cuti mau ngapain? Adakah beautiful moms disini yang bingung apa yang akan dilakukan selama cuti?
Berikut 10 aktivitas yang bisa dilakukan ketika cuti hamil. Aktivitas ini bisa dilakukan selama moms menunggu kelahiran buah hati tercinta ya. Jika sudah lahiran saya yakin cuti hamil akan terasa cepat terlewati 

1. Exercise (Olah raga atau latihan)

Walaupun alasan moms cuti hamil lebih cepat adalah lelah atau ingin istirahat tapi jangan sampai menjadikan moms melupakan olah raga. Di minggu-minggu terakhir kehamilan memang rasanya malas sekali untuk bergerak, tapi justru olah raga itu sangat diperlukan untuk memperlancar persalinan. 
Moms bisa melakukan jalan cepat dengan langkah lebar setiap pagi. Lalu lakukan squat untuk membuka panggul sehingga posisi janin bisa optimal. Untuk moms dengan kehamilan normal dan sehat pokoknya harus tetap bergerak jangan leyeh-leyeh mulu, kalau ingin persalinannya lancar loh ya .

2. Baca Buku (atau sumber informasi lainnya)

Coba lihat lagi rak buku disudut ruangan, ambil buku favorit moms. Setelah ada bayi nanti, kemungkinan besar moms tidak akan sempat untuk membaca buku favorit. Jadi tidak ada salahnya membaca buku favorit sebelum bayi lahir. Atau moms juga bisa membaca buku-buku parenting sebagai bekal untuk nanti ketika sudah memiliki bayi. Percaya deh, jika sudah punya bekal semua akan terasa lebih mudah. Menjadi orangtua memang tidak ada sekolahnya, tapi ada ilmunya maka banyak-banyak lah membaca ya.

3. Ikut kelas edukasi

Ilmu yang diperoleh dari buku terkadang ada yang membingungkan. Alangkah lebih baik lagi jika moms bisa ikut kelas edukasi, seperti kelas edukasi menyusui, kelas pijat bayi, kelas MPASI atau sekedar ikut seminar kesehatan ibu dan bayi. Saya yakin penjelasan dari para ahli lebih bisa dipercaya kan moms.

4. Pergi ke Bioskop

Ajak pak suami untuk ke bioskop. Karena setelah bayi mungil lahir, akan sulit menemukan waktu yang pas untuk ke bioskop bahkan hampir tidak mungkin. Jangan jadi orangtua egois yang membawa bayi atau anaknya ke bioskop apalagi menonton film yang bukan untuk usia si anak. Jadi pergunakan waktu sebelum lahiran untuk menikmati nonton di bioskop berdua pak suami.

5. Prenatal Spa

Percantik diri. Datangi salon khusus ibu hamil untuk sekedar melakukan spa atau treatment lainnya yang diperbolehkan untuk ibu hamil. Karena masa-masa peperangan akan dimulai jadi bersiap lah dengan mempercantik diri .

6. Gabung Grup Ibu dan Bayi

Terkadang perlu untuk kita sebagai ibu memiliki sebuah komunitas, untuk tetap update dengan informasi-informasi terbaru. Semenjak jadi ibu, saya mengikuti beberapa grup facebook atau whatsapp. Seperti grup yang membahas gendongan Indonesian Baby Wearers, Cikarang Baby Wearers atau grup berdasarkan lokasi tempat tinggal moms semua. Ada juga grup mengenai MPASI, seperti HHBF (Homemade Healthy Baby Food). Atau cari grup sesuai dengan hobi moms.


7. Baby nesting (Mempersiapkan peralatan bayi)

Baby nesting, beberes peralatan bayi. Cuci-cuci baju bayi, persiapan perlengkapan bayi juga. Biasanya di trimester akhir kehamilan ibu akan lebih sering ingin bersih-bersih. Tapi moms harus ingat jangan terlalu lelah ya.

8. Mencoba cafe atau restauran baru

Jangan lupa untuk mencoba wisata kuliner. Tempat yang dekat dengan rumah saja. Mungkin ada tempat makan yang belum pernah dikunjungi. Tapi ingat BB ya moms.. 

9. Bertemu dengan teman

Tidak ada salahnya mengundang sahabat untuk berkunjung kerumah untuk bercerita. Bisa juga bertemu di cafe favorit atau tempat makan favorit kalian. Tapi ingat pilih lokasi yang tidak terlalu jauh dari rumah. Karena moms berada diminggu-minggu terakhir kehamilan dan harus selalu bersiap menghadapi kelahiran.

10. Do some hobbies

Moms memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan hobi ketika sudah cuti hamil. Manfaatkan waktu tersebut. Jika hobi memasak, moms bisa mencoba resep baru yang belum pernah dicoba. Atau jika moms hobi menjahit bisa lakukan projek menjahit pakaian atau aksesoris bayi. Pokoknya lakukan apa yang moms sukai.

Dari 10 aktivitas diatas, yang paling penting adalah moms tetap happy agar bisa menghadapi persalinan dengan lancar. Semoga 10 aktivitas tersebut bisa menginspirasi untuk moms yang akan menjalani cuti hamil. Selamat menyambut kelahiran sang buah hati tercinta ya moms!!
See you on next post!!


Review Hayuni: Baby Carrier Geos Mere et Moi; Strechy Wrap Bobita dan SSC Nana


Hi beautiful moms!

Menjadi ibu di jaman milenial seperti sekarang, memang harus banyak belajar dan mengikuti perkembangan informasi terbaru. Kalau dulu gaya pengasuhan hanya turun temurun dari orangtua, tapi sekarang sudah lebih bervariasi cara mendapatkan informasi mengenai gaya pengasuhan anak. Ilmu-ilmu parenting sudah lebih mudah didapatkan dan tentunya semakin berkembang dari waktu ke waktu. Termasuk masalah gendong menggendong. Kalau dulu hanya tahu cara menggendong dengan menggunakan kain dan tidak ada teknik khusus. Aturannya hanya ada jangan dipekeh sebelum usia 7bulan. Lalu, seiring dengan berkembangnya ilmu parenting, muncul teknik menggendong dengan posisi ergonomis sesuai dengan posisi naturalnya bayi. Saya tidak akan membahas mengenai teknik menggendong ya. Kali ini saya ingin memberikan review gendongan (baby carrier) ergonomis yang saya miliki.
Saya memiliki 3 jenis gendongan sebenarnya sih ada 4 kalau kain jarik ikut dihitung hehehe. Tapi yang akan saya review 3 saja ya. Gendongan kaos (Geos) merk Mere et Moi, Strechy Wrap Bobita dan SSC (soft structure carrier) Nana.

  • Geos Mere et Moi
Geos Mere Et Moi

Ini gendongan kaos pertama yang saya miliki. Beli ini saat sudah beberapa kali mencoba menggendong menggunakan kain jarik. Bisa. Tapi ribet. Kalau pakai Geos kan langsung hap masuk si bayi. Geos ini ada ukurannya, biasanya pemilihan ukuran ditentukan dari BB si ibu atau penggendong. Saya pilih yang ukuran M.
Kalau dari bahan pastinya bahan kaos katun. Nah karena Geos Mere et Moi yang saya beli ini seri yang bisa bulak balik jadi lebih tebal dari Geos yang hanya 1 motif. Kekurangnya malah jadi gerah, karena kan bahan yang dipakai 2 jadi lebih tebal. Terus kalau gendongan sudah sering cuci pakai bahan jadi melar dan pasti jadi gak nyaman lagi untuk menggendong. Jadi melorot gitu loh bu.

  • Strechy Wrap Bobita
Strechy Wrap Bobita

Gendongan kado dari teman kuliah, hasil kode-kodean di IG. Hehehe. Wrap itu emang paling nyaman sih untuk menggendong bayi usia 0-1 tahun. Kalau bayi lagi rewel tinggal di wrap langsung tenang dan bisa bobo. Tangan penggendong juga bebas, jadi saat menggendong bisa disambi beberes rumah atau melakukan pekerjaan lainnya.
Nah strechy wrap-nya Bobita ini bahannya tebal tapi tetap sterchy. Jadi gak khawatir melar banget gitu. Tapi saya belum bisa banding-banding dengan yang lain karena emang baru coba strechy wrap merk ini saja. So far sih saya suka sama strechy wrap ini. Jadi kangen gendong Sabina pakai SW Bobita ini.. 
  • SSC Nana
SSC Nana

Soft stucture carrier Nana.. Menurut saya sih merk Nana ini udah best buy banget. Merk lokal, harga terjangkau dan motif juga kece-kece. Bahan yang dipakai juga sudah cukup bagus untuk harga Rp 300.000-an ya. Pilihan untuk SSC ini ada yang size standar dan toddler. Bisa disesuaikan dengan BB si bayi ya bu. Soulder pad tebal dan nyaman di pundak. Walau ya..yang namanya gendong kalau kelamaan pasti pegel juga. Dan sekali lagi motifnya cukup banyak dan kece-kece pastinya. Gendong pakai SSC tuh memudahkan sekali ya. Oia merk Nana ini selain SSC juga ada jenis gendongan lainnya loh. Pengen banget punya ring sling nya.. Anak kedua beli kali ya. Eh apa sekarang aja belinya nih? Hihihi...


Itu dulu review 3 gendongan yang saya punya. Semoga membantu untuk ibu yang akan membeli gendongan. Sesuai dengan budget dan kebutuhan ya bu, yang penting ergonimis. Pakai kain jarik pun bisa kok gendong dengan posisi ergonomis.. 珞