Powered by Blogger.

Search This Blog

Showing posts with label Makeup. Show all posts
Showing posts with label Makeup. Show all posts

7 Rekomendasi Lip Tint Brand Lokal Dibawah Rp 50 Ribu

7-rekomendasi-lip-tint-lokal-dibawah-50-ribu

Berikut rekomendasi lip tint dibawah Rp 50 ribu

Hello beauties! Lip tint dapat menjadi pilihan ketika kamu ingin memakai riasan dengan tampilan natural. Berikut 7 rekomendasi lip tint brand lokal dibawah Rp 50 ribu. Buat kalian yang sedang on budget, tenang saja kalian bisa tetap kece dengan pilihan lip tint dari brand lokal dibawah ini. 

Hadiah Giveaway-Rose All Day Plush Lip Tint Creme Brulee (Review)

review-rose-all-day-plush-lip-tint


Hi beauties!

Blog post aku kali ini adalah bentuk rasa terimakasih untuk mutualku di Instagram, yaitu mba Keyka. Aku ingat betul waktu awal pandemi ikutan follow to follow yang diadakan mba Yessie Fadlinalubis (MUA) di IG. Mba Keyka ini salah satu yang ikutan program ini juga. Tidak ada keharusan mengikat seperti group support atau semacamnya. Mba Keyka ini salah seorang yang paling sering berinteraksi denganku.

Aku tertarik dengan konten makeupnya. Cara pengambilan video dan gambarnya juga aesthatic. Semenjak itu aku dan mba Keyka sering berbalas komen di IG. Sering juga membahas sesuatu di DM.

Nah, kemarin mba Keyka mengadakan Giveaway produk Rose All Day Plush Lip Tint. Aku iseng ikutan menebak warna favoritnya mba Keyka. Eh..Alhamdulillah menang. Aku dikirimi RAD Plush Lip Tint warna Creme Brulee. 

So, di blog post kali ini aku mau review Rose All Day Plush Lip Tint-Creme Brulee


review-rose-all-day-plush-lip-tint


Packaging

Kemasan lip tint ini termasuk yang unik. Kemasan box-nya didesain seperti Credit Card. Keterangan produk yang ada di kemasan box-nya cukup lengkap. Semua ada mulai dari ingredients list, manufacture, barcode produksi, expiration date, No. BPOM, keterangan shade/warna, logo “cruelty friendly” sampai ke logo halal. 

Untuk kemasan tube khas tema warna produk Rose All Day yaitu pink muda. Dengan tutup kemasan pink transparan.

Kemasan tube-nya berukuran kecil dengan berat isi 3gram. Design tulisannya menurutku kurang pas di pemilihan warnanya. Kurang kontras warna tulisan putih dengan warna kemasan yang pink muda.

Untuk aplikatornya tipe yang berbentuk tetesan air (water drop) Sebenarnya enak untuk menjangkau sudut bibir. Namun terkadang di bagian yang gendutnya bisa rawan bleber. 

Keterangan pada kemasan tube ada dibagian bawah, ada keterangan warna dan berat isi produk.


review-rose-all-day-plush-lip-tint


Formula

Warna Creme Brulee ini campuran warna coklat dengan ada hint orange/merah bata. Ini termasuk warna yang warm. Warnanya dominan coklat ke orange. Jadi bukan tipe warna nude ya. 

Teksturnya creamy dengan konsistensi yang tidak terlalu kental. Hasil lip tint ini menurutku memberikan efek basah (seperti pakai lip gloss). Walaupun ada efek basah, tidak terasa lengket di bibir. Warnanya termasuk yang vibrant Sekali oles langsung keluar. 

Aku kurang suka dengan tipe lip tint yang warnanya tidak rata. RAD lip tint ini untungnya warnanya rata. 

Warnanya juga menimbulkan bekas (tinted) yang lumayan nyata di bibir. Ringan pastinya (karena ini lip tint) dan tidak lengket.

Warna Creme Brulee ini cocok dipakai sehari-hari atau pun untuk acara formal. Tinggal disesuaikan intensitasnya dengan aplikasi berulang. 

Kalau kalian lihat di foto, warna ini tuh di aku malah kelihatan agak merah coklat ya. Sepertinya memang tergantung dengan cahaya dan warna baju/jilbab yang ku pakai. DI IG story aku pernah share foto aku pakai lip tint ini terlihat lebih orange. Aku pakai jilbab warna merah saat itu.

review-rose-all-day-plush-lip-tint


Review 

Menurutku, lip tint ini nyaman sekali dipakai. Ketahannya juga bagus. Aku pernah tes pakai pagi hari lalu aku pakai minum kemudian siang makan seperti biasa sampai sore tint-nya masih kelihatan. 

Dari segi kemasan aku suka karena ini warna favoritku ya. Tapi memang aku merasa warna tulisan kurang kontras saja, tapi ini murni pendapat pribadiku yang tidak mengerti mengenai design.

Harganya Rp 129.000. Menurutku bukan yang murah tapi juga bukan yang mahal sekali. Memang rata-rata harga lip tint ya. Buat kalian yang tertarik coba kalian bisa cek disini.

Sekali lagi ini adalah gratitude post untuk mba Keyka. Terimakasih hadiahnya ya mba. Semoga kita bisa tetap semangat membuat konten dan tetap saling support. 


Nah, kalian ada yang punya cerita sama seperti aku gak? Kenal di dunia maya lalu berteman dan saling kirim hadiah?


3 Rekomendasi Cushion Lokal Untuk Kulit Kering

3-rekomendasi-cushion-lokal-untuk-kulit-kering


Hello, my dear beauties!

Sebagai ibu beranak dua yang mengutamakan keringkasan termasuk dalam hal makeup, Aku pribadi lebih suka pakai cushion sebagai makeup base. Aku mau kasih 3 rekomendasi cushion untuk kulit kering nih.

Kenapa kulit kering sih? Ya karena tipe kulitku kering..ehehe. Selain itu aku juga suka makeup dengan finish glow atau paling tidak yang terasa tetap menghidrasi di kulitku.

3 cushion ini adalah cushion lokal dengan dewy finish yang pernah ku coba dan menjadi favorit. Dari segi harga pun masuk ke yang tengah-tengah, InsyaAllah tidak akan buat budget bulanan ibu over budget.

Pixy Make It Glow Dewy Cushion (Rp 125.000)

Ini adalah cushion lokal pertama yang aku punya. Jujur pada awal mencoba Aku tidak memiliki ekspektasi tinggi dengan cushion Pixy ini. Tapi maksudnya bukan underestimate ya.


3-rekomendasi-cushion-lokal-untuk-kulit-kering


Setelah coba, ternyata
coverage cushion ini juara (untuk ukuran cushion dari brand drugstore). Menurutku coverage-nya medium to full. Dengan finish dewy basah. Untuk ukuran cushion lokal saat itu Pixy ini kualitasnya sudah bagus. 

Ketahanannya juga OK dan tidak mudah creasing, dipakai seharian masih ON. Rasanya memang agak sedikit berat tapi cushion ini tidak bikin sumuk/gerah/ gak nyaman.

Aku pakai warna yang 301 Medium Beige. Awal-awal muncul Shade cushion ini cenderung ke arah warm tone. Tapi sekarang range shade sudah lebih banyak ya.

Kekurangan cushion ini di Aku sih tidak ada. Aku jujur sangat suka sama kualitas dan harganya ehehe.

Baca juga: Review Pixy Make It Glow Dewy Cushion


Rollover Reaction Cushion Compact (Rp 129.000) 

Aku kenal brand lokal indie Rollover Reaction sewaktu tergila-gila pakai lip cream matte. Pernah kan ya pada masanya Lip Cream Matte hitz sekali. Nah aku tertarik dengan konsepnya Rollover Reaction ini.


3-rekomendasi-cushion-lokal-untuk-kulit-kering


Lalu cushionnya ini pun begitu, sempat hype banyak yang review. Aku penasaran sampai akhirnya coba walaupun agak telat sih. Aku pilih warna yang 02-Honey Toast.

Formula cushion ini finishnya dewy juga. Walaupun masih lebih dewy cushion Pixy kalau dari penilaianku. Cushion ini memiliki coverage medium, dari penilaianku sih tidak sampai full coverage masih dibawah cushion Pixy sedikiiit. Tapi memang cushion RR ini lebih ringan di kulit.

Secara bentuk kemasan sih sama saja seperti kemasan cushion lainnya. Tapi design warna cushion RR ini termasuk yang cantik. Warnanya nude pink dengan kombinasi warna hitam. Cantik deh. 

Hal yang aku suka dari cushion ini adalah puff-nya yang tidak menyerap banyak produk. Bahan puff cushion ini seperti ada lapisan yang membuat produk tidak terserap ke busanya.

Hal yang kurang aku suka adalah ketahanannnya. Cushion ini mudah sekali creasing terutama dibagian T-Zone. Pun sudah dibantu dengan setting powder masih kurang tahan lama apalagi kalau dipakai diluar ruangan keringetan sedikit ambyar sudah makeup. Kalau didalam ruangan ber-AC sih aman ya. Pilihan shade juga hanya ada 3 kalau tidak salah. Masih kurang banyak ya khaan..

Baca juga: Review Rollover Reaction Cushion Compact

MakeOver Hydrastay Lite Glow Cushion (Rp 170.000)

Betapa senangnya aku akhirnya Makeover mengeluarkan cushion dengan finish glow. Kalau boleh jujur aku kurang suka dengan base makeup dengan hasil akhir matte. Karena biasanya akan crack di kulit keringku ini. Aku akan lebih memilih base makeup dengan hasil akhir dewy, glowy atau velvet-satin, kalau mau awet tinggal pakai bedak.


3-rekomendasi-cushion-lokal-untuk-kulit-kering

Cushion Makeover Hydrastay ini formulanya nyaman banget di kulit (ternyaman yang pernah aku coba). Finish glow tapi tidak over basah gitu. Finish-nya lebih ke skin like. Jadi coverage juga ku bilang tidak full, karena flek hitam aku masih kelihatan samar gitu.

Aku pakai warna N30 (dapat giveaway jadi tidak bisa pilih warna ya). Ini agak keterangan walaupun secara tone cocok di kulitku. 

Puff cushion ini juga sama seperti punya RR, puff-nya tidak menyerap banyak produk. Tipe puff favorit aku sampai aku pakai buat aplikasi foundation juga. 

Design kemasannya ala-ala khas produk Makeover ya, keseluruhan tema warna hitam. Ada kekurangan kemasannya, mudah sekali rusak. Tidak pas ketika ditutup, tidak rapat.

Baca juga: Review Makeover Hydrastay Lite Glow Cushion


3-rekomendasi-cushion-lokal-untuk-kulit-kering
Swatches


Itu lah ketiga rekomendasi cushion lokal untuk kulit kering dari aku. Adakah yang jadi favorit kalian juga? Atau kalian mau rekomendasiin cushion lokal lainnya yang harus aku coba? Yuk taruh di kolom komentar ya…





Studio Tropik Dream Setter Untuk Set Makeup Dan Lindungi Kulit Dari Polusi




Hi Beauty!

Produk yang mau review kali ini sebenarnya tidak sengaja ku beli. Karena ada yang book makeup untuk acara wisuda dan dia ini adalah klien pertamaku. Peralatan makeup ku belum banyak dan aku gak punya setting spray. Makeup wisuda kan harus tahan lama ya. Jadi saat memutuskan beli setting spray ini tujuannya ya untuk membantu makeup tahan lama. Aku beli kemasan travel, alasannya ya jelas karena belum tahu kapan ada lagi yang book makeup. Jadi biar gak sayang ya beli kemasan kecil saja, bisa sekalian ku pakai kalau aku kondangan atau ada acara yang mengharuskan aku pakai makeup. Atau siapa tahu kalian ada yang mau book makeup bisa cek IG @makeup_hayuni bisa book via DM IG dan Whatsapp (hehehe promosi dikit).
Panjang sekali muqadimah-nya buk. Maaf..maaf..yuk kita langsung bahas 



Studio Tropik Dream Setter





  • Packaging

Kita bahas mulai dari kemasannya. Aku sudah tulis, aku beli kemasan travel isi 30mL. Kemasannya botol plastik dengan kardus. Tema warnanya ungu. Sebelum lanjut aku mau kasih tau aku gak akan bahas produk ini dupe-nya Urban Decay All Nighter atau gak. Kenapa? Karena aku belum pernah pakai setting spray dari Urban Decay itu. Mahal cyiin.. Hahaha.

Aku pribadi gak ada masalah dengan kemasannya dari warna atau bahan yang dipakai. Di kemasan kardusnya tercantum nama produk, ingredients, cara pakai dan informasi produk lainnya.





Di kemasan botolnya juga sama. Ada tulisan informasi produk. Jadi kalian gak perlu simpan kemasan kardusnya. Karena informasi penting seperti expired date juga ada di kemasan botolnya. Di bagian kepala botolnya ada tutupnya. Spray nya juga halus. Kalau baca di websitenya Studio Tropik ada informasi mereka memperbarui sprayer nya dengan teknologi micro mist. 

  • Formula

Ingredients bisa dilihat di foto ya. Studio Tropik Dream Setter ini alcohol free, cocok untuk kulit sensitif yang mudah iritasi. Tapi kalau dilihat masih ada fragrance harus hati-hati untuk kalian yang sensitif dengan fragrance. 



Klaim produk ini dapat membantu make-up bertahan lebih lama dan tidak mudah pudar sepanjang hari hingga 16 jam. Selain itu produk ini mengandung ekstrak Plant Cell dari tanaman Marrubium vulgare yang dapat melindungi kulit dari polusi debu, asap, dan partikel kotoran. Jadi Studio Tropic Dream Setter ini cocok dipakai jika kalian akan ada acara out door.
Sewaktu kemarin aku pakai ini untuk makeupin klien, aku pakai setting spray ini setelah makeup selesai hasilnya lebih nempel, gak powdery dan matte. Selain itu gak ada komplain juga dari klienku mengenai makeup luntur.


Hasil Makeup

Aku juga nyoba Studio Tropik Dream Setter untuk dipakai ke aku sendiri. Aku pribadi suka, bedak TWC yang aku pakai lebih nempel dan awet. Jenis kulitku kan kering ya, hasil setting spray ini matte. Tapi aku gak merasakan efek kulit ketarik atau mengelupas. Produk ini juga gak memunculkan efek negatif di kulit wajahku. Masalah proteksi terhadap polusi, itu hal yang gak bisa dilihat secara kasat mata sih. Jadi aku pun masih bingung bagaimana membuktikan klaim yang itu. 

  • Price

Aku beli ini di Shopee official store Studio Tropik harganya Rp 59.000. Lalu apakah worth it? Menurutku sih untuk brand lokal dengan harga segitu worth it. Tapi kalau untuk MUA lebih baik beli yang kemasan full. Bisa juga beli di websitenya Studio Tropik ya. 




Seberapa penting setting pray? Aku sih gak jago makeup ya. Menurutku selain produk complexion yang bagus si setting spray juga sangat membantu untuk membuat makeup awet. Tapi kalau preferensi kalian gak pakai setting spray pun awet-awet aja ya monggo, sama aku mah bebas aja. Hehehe.

Itu saja review dari pengalamanku memakai Studio Tropik Dream Setter ini. Adakah kalian yang pernah coba juga? Share pengalaman kalian di komen ya. Terimakasih sudah berkunjung. Sampai jumpa di review selanjutnya!





Disclaimer: This is not a sponsored post. I will label Partnership for every collaboration post on this blog.

Review Runa Moonliner (Eyeliner Pemula Brand Lokal)

review-runa-moonliner


Hello, Beauties!

Melewati setahun lebih pandemi bukan hanya kebiasaan sehari-hariku yang berubah menyesuaikan kondisi ini. Bukan hanya mengenai protokol kesehatan saja. Aku juga jadi menyesuaikan perawatan kulit dan riasan yang aku pakai. Kegiatan sehari-hari yang masih mengharuskan bermasker membuatku explore lebih ke riasan mata. Kalau dulu aku lebih suka beli lipstik, sekarang ini aku jadi suka beli eyeliner. Produk yang akan aku review ini adalah eyeliner pemula dari brand lokal. Yaitu Runa Moonliner.

Eyeliner ini cocok sekali dipakai untuk pemula. Untuk lebih detailnya yuk baca sampai selesai reviewku ini ya...

Kalian pembaca setia blog ini pasti sudah tahu kalau Runa adalah salah satu brand lokal favoritku. Sustainability beauty yang mereka usung selalu buat aku kagum. Karena hampir disetiap produknya aku bisa menemukan unsur itu. Informasi detailnya kalian bisa cek Instagram mereka @madebyruna.

Without further do let's talk about Runa Moonliner


Packaging

Runa moonliner ini hadir dengan bentuk spidol disertai dengan kemasan box. Tema warna hitam dan tulisan emas. Dikemasan eyeliner dan boxnya ada design fase bulan gitu. Mulai dari gerhana, halfmoon sampai ke fullmoon. Cantik banget!


review-runa-moonliner


Pada kemasan boxnya keterangan nama brand, produk, klaim produk, ingredients list, keterangan isi produk, QRCode, informasi produsen, batch number dan expiration date.

Kemasan eyelinernya sendiri seperti yang sudah ku tulis diatas. Seperti spidol. Tipe micro-fiber eyeliner dengan ujung flexible fine tip berukuran 0.4mm.


review-runa-moonliner

 

Nah, ini yang ku bilang eyeliner ini cocok untuk pemula karena ujungnya runcing dan fleksibel memudahkan saat menggambar garis.


Formula

Runa hanya mengeluarkan satu warna yaitu hitam. Eyeliner ini tipe yang soft matte finish, kalau dari klaimnya. Jadi tidak benar-benar matte masih ada sedikit mengkilapnya gitu. Kalau diperhatikan memang efek glossy soft sekali bukan yang mengkilap sekali. 


review-runa-moonliner


Smudge-proof dan water resistant kalau sudah benar-benar set. Tapi juga bukan yang susah untuk dibersihkan. Tidak perlu kucek-kucek terlalu kencang dan gak akan meninggalkan bekas hitam dimata.

Kalau di oily eyelid bagaimana? Hmm...mataku bukan yang tipe oily eyelid sih, tapi kalau kelamaan sih bakal agak berminyak juga. Eyeliner ini masih stay on kok setelah beberapa jam pemakaian asal kamu gak kucek-kucek mata.


review-runa-moonliner


Final Verdict 

Aku tipe yang kurang jago bikin winged-liner karena suka kepanjangan selain itu kalau tangan gak stabil bisa berantakan gitu karena warna yang keluar gak konsisten. Tapi kalau pakai Moonliner ini aku merasa jadi lebih mudah. Dengan ujung fine tip-nya yang fleksibel aku lebih mudah untuk membuat garis melengkung ataupun lurus. Apalagi saat buat winged-liner disudut mata. 

Selain itu menurutku konsistensi warna Runa Moonliner ini sangat konsisten. Jadi tidak khawatir ketebalan. Sangat mudah diatur. Jadi menghindari berantakan gitu. Selain itu formulanya juga cepat kering.


review-runa-moonliner


Untuk finish eyeliner ini sebenarnya aku pribadi lebih suka finish yang benar-benar matte. Menurutku lebih wearable aja sih. Mungkin karna aku kurang suka dengan eyeliner glossy

Point plus lainnya dari produk ini mudah dibersihkan. Pakai cleansing oil/balm cepat sekali bersihnya. Jadi aku gak perlu kucek-kucek mata terlalu heboh. Biar gak memicu kerutan (maklum usia). 

Dari keseluruhan aku tetap suka sama Moonliner ini. Ini akan jadi pilihan saat aku mau pakai eyeliner. Mau dramatic look atau natural look bisa, cepat pula aplikasinya. Penting banget kalau makeup sambil diiringi teriakan bayi-bayi khaaann.. 

review-runa-moonliner


Terakhir ini sih saranku untuk Runa Beauty. Aku berharap Runa bisa development eyeliner dengan warna lainnya selain hitam. I know, sudah ada produk serupa dari brand sebelah. Tapi jujur kalau eyeliner warna (selain hitam) dengan packaging dan formula seperti moonliner ini sih aku yakin akan menarik banget.


Price and Where To Buy

Aku beli Runa Moonliner di Shopee Runa Official Store dengan harga Rp 89.000





Review Runa Moondust Eye Duo-Nebula, Cocok Untuk Pemula

review-runa-moondust-eye-duo-nebula


Halo Bund!


Salah satu local brand yang aku cinta adalah Runa Beauty. Kalau aku sudah cinta jangan diragukan lagi loyalitasnya ya bund. Karena dari awal memang aku sangat suka dengan konsep dari Runa Beauty sebagai brand kecantikan, jadi pas mereka spill produk baru mereka si Runa Moondust Eye Duo langsung ku pantengin dong IGnya mereka. 


Setelah aku puas liatin postingan mereka tentang produk baru ini, aku langsung masukin produknya ke keranjang. Sama seperti Runa Moon Blush, produk ini bakal memudahkan aku ketika mau makeup. Nanti ku jelaskan detailnya dibawah ya. Yuk tanpa banyak ketikan lagi aku bahas langsung detail produknya ya


review-runa-moondust-eye-duo-nebula


Runa Moondust Eye Duo-Nebula


Sebelum bahas kemasannya, sebenarnya Runa Moondust Eye Duo ini apa sih? Jadi, produk ini adalah eyeshadow powder dan cream dalam satu kemasan. Konsepnya memang 2 tipe eyeshadow dalam satu kemasan. Warna-warna yang mereka hadirkan juga memang yang akan terpakai. Walau Nebula ini Glitter-nya Lilac tetap wearable buat ke acara-acara seperti kondangan gitu.




Produk-produknya Runa dari yang ku punya dan ku lihat di IG semua designnya gak main-main sih. Design kemasannya hasil research yang matang (suka kepoin IGSnya). Termasuk Runa Moondust ini. 

Kemasannya terdiri dari jar dan kemasan kardus/ kotak. Kemasan kotaknya mirip seperti kemasan Moon Blush tapi bedanya bagian samping kotaknya bolong gitu, jadi isi produk bisa terlihat.


review-runa-moondust-eye-duo-nebula


Bagian depan terdapat tulisan nama produk dan keterangan warna/shade. Bagian belakang kotak terdapat informasi ingredients list dan QR Code untuk nomor BPOM. Di sisi kotak ada kode produksi dan keterangan Expiration Date.

Ketika buka kotaknya akan ada tulisan "Let the water settle, you will see the moon and stars mirrored in your being- Rumi".

Kemasan jar untuk produknya bagian bawah untuk cream eyeshadow bertutup ulir. Bagian atas untuk pressed powder dengan tutup flip top disertai kaca kecil. Kemasan jar ini terbuat dari plastik yang kualitasnya bagus. Berasa kok ketika dipegang. Oia, bagian bawah kemasan jar ini terdapat keterangan warna/shade

Aku pribadi sih suka sama kemasannya yang simpel. Gak akan makan banyak tempat. Buat aplikasi cermin kecilnya masih kepake (buatku ya). Jadi kalau aku yaudah kemasannya udah all in deh. Tapi bisa jadi buat kalian cerminnya itu terlalu kecil ya. 




Seperti yang sudah ku tulis diatas, produk ini adalah duo eyeshadow dalam satu kemasan. Ada cream eyeshadow dan pressed powder eyeshadow. Punyaku ini yang warna Nebula, rose copper cream base with duochrome lilac topper. Runa mengeluarkan 2 seri warna lainnya Orion dan Carina. Detailnya bisa kalian cek di akun IG Runa ya. 


review-runa-moondust-eye-duo-nebula


Untuk cream eyeshadow-nya teksturnya creamy buttery yang kalau dipegang akan berasa kayak megang mentega gitu. Tekstur yang seperti memudahkan saat aplikasi, bisa pakai jari. 

Pigmentasinya menurutku sih sheer dan bukan yang pigmented sekali. Jadi kalau mau dapetin warna yang nyentrong harus beberapa kali aplikasi. Tapi lagi-lagi buat aku yang gak jago pakai eyeshadow jadi memudahkan untuk build up warna. Gak kaget langsung nyetrong gituh.


review-runa-moondust-eye-duo-nebula


Sedangkan untuk pressed powder eyeshadow warna duochrome lilac-nya tipe yang glitter-nya kecil. Awalnya aku kira bakal keliatan heboh nih duochrome lilac-nya, menyala-nyala gitu. Tapi ternyata tidak heboh. Ini tuh hanya akan memberikan kerlap-kerlip kecil di mata gitu (ngerti gak ya kalian sama maksud aku hehehe). Tekstur powder-nya termasuk yang kering. Agak susah sih ketika aplikasi, jadi harus beberapa kali gosok jari ke powder-nya. Fall out juga lumayan, tapi untungnya glitter-nya itu gak besar jadi gampang sih dihempaskan pakai brush

Warna duochrome lilac ini beneran cakep banget sih. Warna lilac kan lagi trend juga ya. Paling gak biasa makanya aku mutusin untuk pilih yang Nebula. Walaupun mupeng juga sama warna lainnya yang lebih natural. 


review-runa-moondust-eye-duo-nebula


Mudah-mudahan pas ada kelebihan budget produknya masih ada ya. Karena menurut admin produk ini tuh memang terbatas produksinya. Alasannya karena bahan Mica yang digunakan oleh Runa berasal dari supplier di Amerika yang sesuai dengan ethical value mereka. Maka dari itu produknya terbatas. Mereka katanya berupaya untuk cari supplier lokal, tapi ya itu waktunya tidak dapat ditentukan kapan ketemunya. Jadi Runa Moondust ini produksi terbatas.

Warna lilac-nya sebenarnya agak transparan jadi kalau di foto kurang keliatan lilac. Harus ada pencahayan yang bagus baru bisa keliatan. Kalau pencahayaan kurang bakal keliatan.


review-runa-moondust-eye-duo-nebula


Final review, dariku. Aku pribadi suka sama eyeshadow ini. Memudahkan ketika aplikasi, tidak perlu pakai brush, karena aku bakal repot kalau harus pakai brush karena aku tidak punya waktu berlama-lama untuk makeup. Maklum emak-emak anak 2. Eyeshadow ini juga cocok digunakan buat aku yang kurang bisa pakai eyeshadow. Jadi gak perlu blend lama-lama sudah dapat look yang wow dengan warna lilac pula. 




Harga untuk Runa Moondust Eye Duo ini Rp 149.000. Kalian yang tertarik bisa cek Official Store Runa Beauty di market place atau langsung ke website mereka ya. 


Yuhu...segitu saja ya review dariku untuk produk ini. Kalau kalian ada pertanyaan atau mau rekomendasiin produk eyeshadow untuk aku coba komen dibawah ya. Terimakasih sudah mampir ke blog aku.





Mencoba BLP x Avoskin Multipurpose Tinted Sunscren Dan Ternyata...

review-blp-x-avoskin-multipurpose-tinted-sunscreen


Hi beauties!

Gimana judul artikel kali ini sudah click bait belum?😂 Sejak awal banyak bermunculan sneak peek di IG, aku sudah masukan produk ini jadi prioritas wishlist yang harus dibeli begitu produknya launching. Kenapa? Karena aku berharap produk ini akan benar-benar bermanfaat dan memudahkan (at least) buatku. 
Begitu launching dan pas juga ya di Ramadhan jadi ada budget lebih untuk belanja hehe akhirnya langsung checkout produk ini. Tanpa ku tunda aku segera pakai produknya dan tidak pakai lama ku ketik reviewnya supaya masih hangat. Jadi kalau kalian ada yang galau beli, bisa baca review ini terlebih dahulu. Biar lebih mantap. Ok, tanpa panjang lagi lets jump up to the review of...

BLP x Avoskin Multipurpose Tinted Sunscreen






Mari bahas kemasannya terlebih dahulu. Produknya datang dengan kemasan botol pump plastik disertai kemasan kardus.
 
review-blp-x-avoskin-multipurpose-tinted-sunscreen


Kemasan botolnya bentuknya pipih disertai pump. Aku suka dengan pump yang memudahkan ketika kita akan mengeluarkan produknya. Bentuk botolnya yang pipih memudahkan sekali untuk produk ini dibawa-bawa dalam makeup pouch. Kemudian dibadan botolnya terdapat tulisan keterangan produk yang cukup lengkap.

review-blp-x-avoskin-multipurpose-tinted-sunscreen


 
Botolnya berwarna cokelat muda dengan tutup berwarna putih. Tulisan di badan botol berwarna putih. Menurutku pemilihan warna putih ini membuat tulisan sulit dibaca. Mengingatkan aku dengan kemasan salah satu produk makeup  dari BLP. 

review-blp-x-avoskin-multipurpose-tinted-sunscreen



Kemasan kardusnya berwarna putih dengan tulisan berwarna cokelat. Kalau tulisan di kemasan kardusnya terlihat jelas. Karena pemilihan kontras warnanya pas. Keterangan produk pada kardusnya sangat lengkap. Nama produk, klaim produk, ingredients list, cara penggunaan, netto produk (30gram), logo halal, no animal tested, made in Indonesia, keterangan produsen, batch number dan expiration date.

review-blp-x-avoskin-multipurpose-tinted-sunscreen



Secara keseluruhan dari kemasan aku suka, bentuk botolnya unik. Pump juga memudahkan sekali ketika akan mengeluarkan produk, higienis dan tidak berantakan.
Tetapi aku agak terganggu dengan warna tulisan di botolnya. Warna putih menurutku kurang kontras dengan warna cokelat kemasan botolnya. Selain itu tutup kemasan botolnya kan warna putih ya, ketika selesai mengambil produk karena ini tinted sunscreen jadi ada bercak warna cokelat di tutup botolnya. Untuk lebih jelasnya lihat foto dibawah ya. 

review-blp-x-avoskin-multipurpose-tinted-sunscreen







Aku akan bahas formulanya dengan menganggap ini sunscreen ya (ya emang sunscreen buk). Teksturnya ketika pertama lihat ini seperti foundation yang cair (runny texture), tetapi setelah dipegang atau diaplikasi akan berasa tekstur sunscreen-nya. Ngerti kan ya?
Jadi setelah aplikasi akan terasa creamy, agak greasy di kulit (kulitku sih ya). Sesaat setelah aplikasi terlihat sekali glowy/ basah gitu. Tapi setelah beberapa lama glowy akan berkurang.

review-blp-x-avoskin-multipurpose-tinted-sunscreen


 
Oh iya untuk bleandability produk ini sih juara. Aku sudah coba 2 cara untuk aplikasi. Pertama pakai jari. Mudah sekali diratakan keseluruh wajah. Gak akan ada cakey atau dempul seperti kalau kita blend foundation. Tapi memang ya tangan jadi belepotan dan rasa gak enak gitu, seperti kalau habis pakai sunscreen. Lebih terlihat kotor tangan kita karena ini kan tinted sunscreen. Karena alasan itu aku lebih suka aplikasi pakai puff-nya cushion. Biasanya kan puff cushion tidak terlalu menyerap banyak produk beda dengan beauty sponge. Ketika diratakan menggunakan puff sudah pasti lebih mudah.
Coverage produk ini cukup bikin terkejut sih. Untuk ukuran tinted sunscreen coverage-nya juara. Kemerahan dan noda hitam bisa tersamarkan. Kecuali untuk noda hitam yang memang warnanya lebih gelap ya. Tapi untuk sehari-hari ini sudah ok banget coverage-nya. 
Produk ini ada 5 shade kalau aku tidak salah ya. Light, Beige, Medium, Honey dan Sand. Tapi walaupun hanya 5 warna klaim dari BLPxAvoskin tiap warna produk ini bisa dipakai sampai 2 warna kulit.
Aku pakai yang Medium. Medium ini undertone-nya warm yellow. Pas awal pakai menurutku agak kegelapan. Tapi setelah aplikasi merata kok cocok-cocok aja di kulitku. Tapi penasaran juga untuk coba yang warna Beige.

review-blp-x-avoskin-multipurpose-tinted-sunscreen



Setelah aplikasi ini sebenarnya bisa ditambahkan bedak. Tapi memang aku lagi jarang banget pakai bedak, jadi aku sama sekali tidak set lagi pakai bedak. Lalu daya tahannya bagaimana?
Tentu saja tidak akan lama, karena prinsipnya ini kan sunscreen ya yang memang mudah sekali terhapus. Ketika pakai masker pun pasti menempel di masker.
Untuk sunscreen memang diharuskan sering re-apply atau aplikasi ulang. Produk ini cukup enak kok untuk dipakai re-apply. Tidak cakey, tidak berasa berat dan tetap mudah diratakan.





Harga tinted sunscreen ini untuk ukuran 30gram adalah Rp 189.000. Sedangkan untuk ukuran 5gram dijual dengan harga Rp 59.000. Dari segi harga ini memang lumayan ya dari sunscreen yang biasa aku pakai. Budgetku untuk sunscreen dikisaran Rp 50.000-100.000 untuk ukuran 30gram. Tapi memang kan produk ini ada poin lebihnya.
Kalau kalian tertarik bisa cek Official Store BLP atau Avoskin di Shopee. Atau langsung ke website mereka juga bisa.


Menurutku Tinted Sunscreen ini masih worth to try. Buatku ini memudahkan ketika harus tampil flawless ber-makeup, misal saat mau foto lebaran, pergi kondangan atau acara-acara formal lainnya. Karena akan menghemat waktu, bisa skip foundation/cushion. Anak 2 bund udah gak bisa lama-lama pakai makeup. Tapi kalau buatku bukan yang akan aku pakai setiap hari. Sayang bund..hahaha (medit banget ya). Jangan lupa untuk double cleansing setelah pakai sunscreen ya.
Selain itu menurutku untuk kulit berminyak akan lebih greasy dan bisa jadi tidak nyaman. 
Hmm...kira-kira apalagi ya yang belum ku bahas? Takut ada yang kelewat nih. Aku ngetik review ini sambil dag dig dug anak-anak kebangun. Jadi ngetiknya ngebut banget nih.
Kalau ada yang terlewat belum ku bahas tanya aja ya di kolom komentar siapa tahu bisa ku jawab. Atau buat kalian yang sudah coba, share pendapat kalian yuk.

Baik lah..segitu dulu ya reviewnya. Aku mau ikutan bobo juga bareng bayi-bayi hehe. Makasih sudah mampir ya.. 





Review Makeover Hydrastay Lite Glow Cushion (N30)

review-make-over-hydrastay-lite-glow-cushion


Hello my dear beauties!! 

Cushion is my favourite base makeup. Kenapa? Karena buatku aplikasi cushion itu mudah, sudah ada puff atau sponge jadi tidak perlu repot dengan makeup tools terpisah. Kali ini aku dapat kesempatan untuk coba Make Over Hydrastay Lite Glow Cushion. Setelah sukses dengan Make Over Powerstay Demi-Matte Cushion, yaitu cushion dengan hasil akhir matte. Make Over pun mengeluarkan cushion dengan hasil akhir glowing. Sebagai pemilik kulit kering jujur penasaran sama produknya. Tapi jujur ya selama pakai masker setiap hari aku jarang sekali pakai base makeup, bahkan bedak pun tidak. Jadi aku urungkan niat membelinya. 

Lalu di FD Forum ada FD Try and Review untuk Make Over Hydrastay Lite Glow Cushion ini, aku ikutan dan dapat dong. Senangnya 

Ini aku coba pakai saat dirumah, karena saat ini datang aku sedang isolasi mandiri selama 1 bulan. Aku pakai dirumah saja, lalu aku masak, main sama anak-anak dan melakukan pekerjaan rumah lainnya . Tapi aku gak sempat mengambil foto setelah pemakaian karena sungguh ribet dengan anak-anak bund. Untuk review di kemudian hari akan aku sempatkan mengambil foto ya...InsyaAllah.

Yowis, mari kita lanjut saja ke reviewnya.




Kemasan, kemasannya sama seperti produk cushion kebanyakan. Dalam kemasan bulat, produknya ada di cushion (sponge), disertai dengan puff dan ada kacanya juga. Hampir semua produk cushion ya seperti ini. Compact


review-make-over-hydrastay-lite-glow-cushion


Untuk tema warna, masih Hitam seperti produk Make Over lainnya. Dibagian depan terdapat tulisan nama produk. Sebenarnya karena warnanya hitam jadi kalau dari jauh agak susah membedakan dengan cushion Make Over yang Demi-matte ya. Walaupun memang bahan kemasannya berbeda. Untuk yang Make Over Demi-matte kemasannya plastik matte. Sedangkan Make Over Hydrastay ini plastik glossy.


review-make-over-hydrastay-lite-glow-cushion


Dibagian belakang kemasan terdapat keterangan shade, batch number, expiration date dan isi produk 15gram. 


review-make-over-hydrastay-lite-glow-cushion


Produknya disertai kemasan box juga berwarna hitam. Pada kemasan box terdapat keterangan produk yang lebih lengkap seperti ingredients list dan keterangan produsen.




Aku dapat yang shade N30 Natural Beige. Teksturnya kental tapi mudah dibaurkan. Hasil akhirnya glow tapi menurutku masih normal glow bukan yang basah. Kalau mau bandingin dengan Pixy Make It Glow masih lebih basah Pixy. Teksturnya pun aku merasanya lebih ringan dengan coverage yang buatku cukup bagus. Bisa meratakan warna kulit, walaupun dibagian freckles tidak tertutup sempurna ya masih terlihat. Tapi ini cukup sih untuk penggunaan sehari-hari. Kecuali kamu butuh coverage extra ya harus tambah dengan concealer.

review-make-over-hydrastay-lite-glow-cushion


Sebelum ku bahas formulanya lebih lanjut, aku mau kasih tau kalau puff cushion ini tuh enak. Termasuk yang tidak menyerap banyak produk. Empuk juga. Memudahkan ketika aplikasi membaurkan produknya.

Shade N30 ini menurutku warnanya sedikit keputihan kalau di kulitku. Tapi masih masuk sih undertone-nya jadi tidak terlihat abu-abu. Kalau bisa milih sih aku lebih memilih yang undertone-nya warm (W-22 atau W-42 misalnya) lebih aman aja berasanya.


review-make-over-hydrastay-lite-glow-cushion



Di kulit keringku teksturnya nyaman banget. Ternyaman. Tidak cakey karena terlalu matte dan tidak greasy karena terlalu glowy. Aku pribadi lebih suka pakai bedak tabur untuk set cushion ini. Tapi biasanya akan mengurangi efek glowy.

Kemarin karena penggunaan dirumah saja aku tidak set pakai bedak apapun. Aku pakai seharian. Baru masak sekitar satu jam panas-panasan dekat kompor hilang dibagian dahi dan cuping hidung karena kena keringat. Memang kalau pakai makeup base dengan hasil akhir glowy tuh biasanya tidak akan tahan lama. 

Transfer ke masker gak? Pasti lah. 


Menurut pendapatku sebagai pemilik kulit kering dan pecinta makeup glowy, cushion ini bisa dijadikan pilihan. Karena ringan di kulit dan glowy-nya pas. Dari segi harga? Hmmm..sepertinya sekarang ini rata-rata harga cushion sekitar Rp 150.000an keatas. Jadi masih tergolong wajar untuk harganya. 



Aku dapat produk ini dari FD Try & Review. Tapi kalau ku lihat di official store make over di market place harganya sekitar Rp 170.000-an. Silahkan cek sendiri ya.


Karena aku suka sama cushion ini, kesimpulan penilaianku ini ya





Kalian ada yang sudah coba juga kah? Kita sharing pengalaman yuk di kolom komentar?