Tampilkan postingan dengan label #PreggyTips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #PreggyTips. Tampilkan semua postingan

Nyamannya Pakai Bamboo Postpartum Belly Band Corset MOOIMOM Pasca Melahirkan

review-mooimom-bamboo-postpartum-belly-band-corset



Halo bunda-bunda cantik!

Akhir Oktober lalu aku baru saja melahirkan anak kedua. Aku merasa kehamilan anak kedua ini lebih menantang. Selain karena hamil ditengah kondisi pandemi, kondisi tubuhku sendiri memang berbeda dari kehamilan pertama. Mungkin karena faktor usia sudah kepala tiga ya. Aku merasa kehamilan kedua ini kenaikan berat badan lebih banyak, padahal berat badan bayi lebih kecil dari yang pertama.

Di trimester akhir lebih sering merasakan sakit pinggang. Kondisi tubuh setelah melahirkan pun begitu. Sewaktu anak pertama berat badan cepat sekali turun dan perut pun lebih cepat susut kebentuk semula. 

Nah ini lahiran anak kedua kemarin, seminggu setelah melahirkan berat badan turun sedikit banget. Perut? Jangan ditanya menggelambirnya kayak apa. Belum lagi kegiatan menyusui, ditambah seminggu setelah melahirkan aku sudah aktif menulis blog, punggung dan pinggangku rasanya cepat sakit dan pegal pokoknya dududu banget.

#Momshood: Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir (New Born Essential List)

daftar-perlengkapan-bayi-baru-lahir


Hi beautiful moms!

Kenapa aku pakai sapaan ‘moms’? Karena di blog post kali ini akan masuk label #momshood, aku akan membahas mengenai perlengkapan apa saja perlu dipersiapkan untuk bayi baru lahir. Kehamilanku sudah masuk 37 minggu dan aku sudah mulai beberes perlengkapan untuk  persiapan persalinan. Jadi aku putuskan sekalian saja ku share apa saja perlengkapan bayi yang aku persiapkan.

#PreggyTips: 10 Items On Your First Trimester Pregnancy Survival Kit (Agar Lebih Mudah Melewati Trimester Awal Kehamilan)

first-trimester-pregnancy-surviva-kit


Hi moms!

Trimester pertama kehamilan adalah masa-masa tersulit. Tubuh kita sedang mengalami perubahan hormon yang terkadang menimbulkan kondisi yang tidak nyaman. Aku sendiri dari hamil pertama dan kedua ini di trimester awal mengalami mual dan muntah. Walaupun mungkin tidak terlalu parah, karena aku masih bisa makan tapi tetap saja rasanya tidak nyaman. Aku pernah dengar ada yang mual dan muntah sampai tidak bisa makan. Ada juga yang sama sekali tidak mual dan muntah. Memang akan berbeda kondisinya disetiap orang. Untuk itu aku mau berbagi sedikit tips berdasarkan pengalamanku, ini seperti "must have item" yang bisa membantuku ketika mengalami morning sickness dan kondisi lainnya di trimester pertama kehamilan. Siapa tahu ada calon ibu baru disini, semoga ini membantu ya. 

My Pregnancy Skincare Routine (Drugstore and Affordable Products)

my-pregnancy-skincare-routine

Hi beautiful ladies!

Sebenarnya ada beberapa produk yang mau aku publish reviewnya, tapi supaya postinganku berkesinambungan aku mau share rangkaian skincare selama aku hamil terlebih dahulu. Begitu tahu aku hamil, aku langsung menghentikan penggunaan serum dan exfoliating toner. Sebenarnya serum yang aku gunakan kandungan bahan aktifnya masih tergolong aman untuk ibu hamil, hanya saja hamil trimester pertama itu aku pasti malas kalau harus pakai full skincare routine yang biasa aku pakai. Jadi aku memutuskan untuk meminimalisasi rangkaian skincare ku. 

#PreggyJournal First Trimester: Pandemic, Heart Burn And I'm Still An Amateur

preggy-journal-first-trimester-pandemic-heart-burn


Hi beautiful mommies!

I'll be a mother of two...

Sama seperti kehamilan anak pertama, dikehamilan kedua ini saya mau buat #preggyjournal yang akan saya post di blog ini. Tujuan supaya suatu saat saya bisa baca kembali apa yang saya rasakan atau kondisi saya selama kehamilan. Ini akan menjadi jurnal setiap trimester. Saya tidak akan menulis secara detail, hanya garis beras kondisi yang saya alami selama kehamilan mulai dari trimester awal sampai trimester akhir. Sebagai catatan agar bisa saya baca kembali ketika nanti saya hamil lagi 
Walau kondisinya tidak sama persis antara kehamilan pertama dan kedua ini tetapi secara garis besar keluhan yang mengganggu saya ternyata sama.

3 Recommended Books That You Should Read During Pregnancy

3-rekomendasi-buku-untuk-calon-ibu

Hi Beautiful Mommies!!

Actually, this article was on the draft from the time I was pregnant. Nearly 2 years ago. I always stop to finishing it. Either because there is another work to be done first or I forget to continue writing.
Finally, I published this blog post. This is about 3 Recommended Books That You Should Read During Pregnancy.
When I was pregnant, I had some wishes and plans regarding the birth process and parenting style that I would use. These 3 books that I think are most helpful for realizing that plan. I read these books not only during pregnancy, even after giving birth sometimes I read this book when I need to confirm something (from the contents of the book) that I forgot.
Since I live in Indonesia, most of the books that I will recommend are books from Indonesian authors and in Bahasa Indonesia. There is only 1 book written by an American author and in English. So, what are the books? Let's read more below.

Motherhood: 10 Peralatan Saat Menyusui (Breastfeeding Basket)

Pict Source: swaddlesnbottles.com


Hi beautiful mama!

Perjalanan panjang dalam proses menyusui Sabina sampai sekarang telah memberikan banyak pengalaman. Salah satunya adalah si Breastfeeding Basket ini. Breastfeeding basket sama halnya dengan Postpartum Basket. Yaitu wadah yang berisi perlengkapan menyusui. Kok menyusui saja butuh perlengkapan sih ma? Yup ternyata butuh. 
Cerita sedikit ya, ketika awal-awal minggu menyusui apalagi setelah ASI keluar lancar kan pastinya kita akan selalu melakukan kegiatan menyusui. Dilakukan sambil duduk di kamar atau tempat tidur. Nah kadang, disaat menyusui itu kita butuh sesuatu contohnya air, karena percaya lah ma menyusui itu bikin haus (dan lapar tentunya haha). Kalau kita belum mempersiapkan gelas atau botol pasti kita akan ribet minta tolong atau kalau gak ada yang bisa dimintain tolong terpaksa telan ludah kehausan. Dulu itu yang saya alami, karena awalnya merasa si breastfeeding basket ini tidak terlalu penting. Tapi kalau nanti hamil dan punya anak lagi pasti...pasti...saya akan persiapkan si breastfeeding basket ini.

Motherhood: 10 Perlengkapan Ibu Pada Saat Masa Nifas (Postpartum Basket)



Hi Beautiful Moms!

Perjalanan panjang kehamilan mungkin akan segera mama lalui saat ini. Setelahnya mama akan menghadapi masa postpartum (Pasca Melahirkan/ Nifas) yang juga cukup panjang. Setidaknya mama harus melalui masa nifas selama 6 minggu atau lebih, bahkan pada proses kelahiran spontan. Nah, disini saya mau berbagi pengalaman saya pada saat nifas dan perlengkapan apa saja yang harus mama persiapkan agar masa nifas bisa dilewati dengan baik.
Sudah pernah dengar mengenai Postpartum Basket? Jadi kalau di luar negeri, istilah postpartum basket sudah sering dipakai. Maksud dari postpartum basket adalah, keranjang atau wadah yang berisi perlengkapan yang digunakan mama selama masa nifas untuk pemulihan kondisi setelah melahirkan. Perlengkapannya umum bisa untuk mama yang melahirkan secara spontan atau melalui C-Section. Postpartum basket (keranjang) ini biasanya diletakan di toilet atau di tempat yang mudah dijangkau mama ketika akan ke toilet. Kalau saya saat itu, saya pakai keranjang plastik yang biasa untuk tempat sabun sebagai wadahnya (basket). Lalu si postpartum basket ini saya simpan di depan kamar mandi, jadi setiap akan buang air kecil/besar, mandi maupun ganti pembalut saya tinggal bawa keranjang itu ke dalam kamar mandi.

Motherhood: Perlengkapan Yang Harus Dibawa Dalam Hospital Bag



Hi, Beautiful Mama (or to be)!!


Sebenarnya niatan untuk membuat artikel mengenai Perlengkapan Yang Harus Dibawa Dalam Tas Rumah Sakit ini sudah ada dari sebelum melahirkan Sabina. Tapi, saya khawatir karena belum pernah punya pengalaman melahirkan jadi daftarnya pasti hanya berdasarkan teori saja. Jadi saya memutuskan untuk membuat artikel tips ini setelah melahirkan. Supaya saya bisa kasih daftar yang sesuai dengan kondisi yang saya alami. Agar daftarnya berisi perlengkapan yang esensial. Hanya sajaa...saya baru sekarang sempat menulisnya..hehe. 

Daftar peralatan yang akan tuliskan ini semuanya berdasarkan pengalaman saya melahirkan. Standar yang saya pakai juga berdasarkan pengalaman saya melahirkan Partus Spontant. Tanpa mengurangi rasa hormat untuk yang melahirkan secara SC, untuk jenis atau jumlah perlengkapannya bisa disesuaikan ya jika mama akan melahirkan secara SC.

Motherhood: 10 Aktivitas Yang Bisa Ibu Lakukan Ketika Cuti Hamil



Hi beautiful moms!

Siapa disini yang akan mengajukan cuti hamil? Terbayang bagi ibu yang sudah terbiasa dengan segudang aktivitas bekerja pasti memikirkan apa yang nanti akan dilakukan ketika cuti hamil. Tapi ada juga yang sudah tidak sabar cuti hamil, karena sudah merasa lelah bekerja dengan perut yang besar. Saya adalah tim kedua...hehehe karena lokasi rumah dengan tempat kerja yang cukup jauh, jadi rasanya ingin cepat-cepat cuti hamil kala itu. Saat hamil Sabina, saya mengajukan cuti 1 bulan sebelum lahiran. Alasannya ya karena sudah lelah menghadapi jalanan macet, lalu alasan lainnya karena ingin fokus mempersiapkan diri sebelum lahiran. Lalu setelah cuti mau ngapain? Adakah beautiful moms disini yang bingung apa yang akan dilakukan selama cuti?

#PreggyJournal 3rd Trimester: Senam hamil, Posisi Janin, Cuti Hamil dan HPL

Hi beautiful moms!!


Huaahhh...usia kandungan saya sekarang sudah memasuki #39weeks. Kalau baca-baca #PreggyJournal yang sebelumnya pernah saya tulis, rasanya bersyukur sekali bisa sampai di tahap ini. Doakan supaya sehat selalu dan lancar dipersalinan nanti ya moms. Kalau ditanya deg-degan atau tidak, saat ini sih saya belum merasa deg-degan. Saya masih santai, tapi gak tau juga ya kalau nanti sudah berasa kontraksi semoga sih gak heboh ya biar tenaga gak terbuang percuma. Di trimester ketiga ini saya mau cerita beberapa pengalaman yang saya dapatkan. Harapannya sih semoga moms yang sedang hamil anak pertama seperti saya mendapatkan informasi bermanfaat. Tapi kalau ternyata di tulisan ini saya malah terlihat seperti curcol-an maklumi ya moms, namanya juga calon emak.

#PreggyTips: DIY Maternity Photoshoot (Dengan Budget Minimum)

Hi Beautiful Moms!


Setiap kali buka Instagram dan lihat foto-foto maternity dari para artis & selebgram kok keceh-keceh banget ya. Pas lihat foot note fotografernya, hmmm iya pantas lah keceh ya cyiinn . Paling banyak foto-fotonya hasil jepretan RioMotret dan Diera Bachir. Duh..kebayang ya moms budget untuk fotografi dan videografi kehamilan kalau fotografernya mereka. Kalau saya sih tentu lah tak sanggup bayarnya biarpun ngambil paket yang paling murah...螺.
Tapi gimana ya emak hamil ini pengen banget gitu punya kenang-kenangan foto pas lagi hamil (padahal udah banyak banget foto). Akhirnya sebagai emak hamil dengan kreatifitas tinggi, saya pun mencari cara agar tetap bisa foto keceh dengan budget minimum (apalagi kalau no budget itu lebih kreatif lagi pasti ). Biasanya foto maternity dilakukan ketika usia kandungan diatas 30 minggu (biar perutnya sudah keliatan besar). Kalau saya kemarin foto di usia kandungan 34 minggu, tadinya mau pas usia 36 atau 38 minggu tapi kebayang pasti udah 'ngap' pergi-pergi kalau semakin besar kandungan. 
Saya mau berbagi tips nih buat moms yang ingin melakukan maternity photo shoot tetapi gak mungkin mengeluarkan dana besar (secara ya perlengkapan bayi lebih penting untuk dipersiapkan). Apa saja tipsnya? Yuk simak dibawah ini...

#PreggyJournal: Second Trimester-Buncit, Stretch Mark, Kram dan Emosi

Hi Beautiful Moms!!



Melewati fase trimester pertama kehamilan sangat melegakan rasanya . Seperti diketahui moms semua, bahwa pada 3 bulan pertama kehamilan adalah fase yang cukup berat apalagi untuk saya yang baru pertama kali hamil. Rasa mual, muntah, tidak enak makan, perubahan-perubahan pada tubuh akibat hormon membuat rasa tidak nyaman. Tetapi dengan seiring berjalannya waktu memasuki trimester kedua ini saya merasa lebih nyaman. Mual, muntah sudah tidak saya rasakan lagi. Nafsu makan saya juga sudah jauh lebih baik, walau saya memang tipe yang menjaga porsi makan agar saya tidak terserang Heart Burn (Tips Mencegah Heart Burn). Namun ada juga kondisi-kondisi yang biasanya membuat ibu hamil tidak nyaman di kehamilan trimester kedua ini.

#PreggyTips: 6 Cara Menghadapi Flu dan Batuk Saat Hamil


Hola momies to be!!
Kali ini saya mau share pengalaman menghadapi flu dan batuk saat hamil. Flu dan batuk ini penyakit ringan sih tapi mengganggu sekali, apalagi saat kondisi hamil. Pemulihan akan lebih lama menjadikan bumil biasanya lebih tersiksa. Bener gak?
Pada saat trimester pertama saya terkena flu. Walaupun saya sudah benar-benar menjaga kondisi tubuh, tetapi karena kondisi lingkungan dan orang-orang disekitar menjadi faktor yang sulit dihindari. Begitu juga ketika terkena batuk saat memasuki trimester kedua. Alhamdulillah flu dan batuk tidak sampai mempengaruhi kondisi janin. Begitu terkena flu dan batuk saya langsung mengambil tindakan agar tidak memperparah kondisi tubuh.
Saya tidak sampai harus mengkonsumsi obat-obatan untuk menghilangkan flu dan batuk. Saya hanya menggunakan cara alami bahasa kerennya "natural remedy" dan lagi lagi bersyukur bisa cepat teratasi dengan cara itu. Nah...saya mau membagi beberapa tips jika ibu hamil terkena flu dan batuk. Semua berdasarkan pengalaman saya. Berikut tipsnya....

#PreggyTips: 8 Cara Mencegah Heart Burn (Asam Lambung Naik) Saat Hamil

Hi momies!


Gimana kondisi kehamilannya? Semoga momies dan calon baby sehat selalu ya. Kali ini saya mau sedikit berbagi pengalaman ketika usia kandungan memasuki trimester 2, sekitar minggu ke-16. Saat itu mual dan muntah sudah mulai berkurang. Lalu kondisi badan juga lebih segar. Tetapi seiring berkembangnya janin saya merasa bagian perut saya semakin membesar dan seperti sesak. Sesaknya terasa kalau memakai pakaian yang terlalu pas. Saat itu saya belum membeli celana hamil. Saya masih pakai celana kerja saya yang memang bagian pinggang ada karetnya.
Saya merasa lambung saya juga cepat penuh. Saya gak bisa makan banyak. Kalau kekenyangan rasanya begah. Tapi kalau telat makan juga gak enak. Jadi serba salah. Saya merasa kondisi semakin parah saat setelah Idul Adha. Saya merasa makanan yang saya makan keluar lagi begitu saja. Bukan karena mual tetapi karena merasa perut penuh, sakit di ulu hati. Saya sampai merasa nyerinya sampai ke punggung. Kalau kata suami sama seperti mag saat asam lambung naik. Waw...saya memang punya mag tetapi tidak pernah separah ini walaupun telat makan. Kalau dari hasil searching dikenal dengan Heart Burn.

#PreggyTips: Tips Memilih Maternity/Nursing Bra

Assalamualaikum Ladies!! 珞

Memasuki Trimester kedua kehamilan ini, saya merasa sudah lebih bersemangat. Jadi sepertinya saya mulai bisa ngeblog lagi. Saya mau berbagi beberapa tips buat para calon ibu muda seperti saya. Semua berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil saya membaca informasi dari berbagai sumber (buku, blog atau media lainnya). Semoga tips yang akan saya bagikan bisa bermanfaat. Amin..
Untuk tips pertama, saya pilih mengenai maternity bra. Ada beberapa yang bilang maternity bra tidak terlalu penting. Tapi buat saya pribadi ini penting. Karena saya mengalami perubahan hormon yang mengakibatkan perubahan pula pada payudara saya. Buat para ibu yang pernah hamil dan sedang hamil pasti mengerti . Perubahan pertama yang saya rasakan hanya seperti ketika menjelang haid, payudara terasa lebih sensistif. Kemudian seiring dengan berkembangnya janin, payudara akan terasa lebih besar dari ukuran sebelumnya. Saya merasa bra yang saya miliki sudah tidak nyaman dipakai, karena kebanyakan bra yang saya miliki sebelum hamil adalah bra berkawat dan ukurannya pun sudah kekecilan. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli bra khusus ibu hamil/menyusui. Awalnya bingung karena banyak model dan merk. Belum tahu mana yang nyaman dan beli ukuran apa. Sampai akhirnya cari informasi dan trial and eror..hehe.

#PreggyJournal First Trimester: Berkah, Ngidam, Morning Sickness and Hormon Change

Assalamualaikum..

Hai beautiful ladies. Lama rasanya tidak menulis blog, kangen walau mungkin blog ini gak punya pembaca reguler..hahaha (ngenes sendiri).

Kabar bahagia sedang datang dikeluarga kecil saya. Alhamdulillah akhirnya saya hamil. Iya, setelah hampir 1 tahun kami menikah akhirnya kami berhasil juga yeayy!! (upss..). Cerita sedikit penantian kami selama hampir setahun. Sebenarnya kami tidak pernah menunda-nunda untuk segera memiliki anak. Kami malah berdoa dari awal menikah agar cepat dikaruniai anak. Secara usia saya dan suami sudah sangat matang. Saya dan suami sekarang berusia 28 tahun. Malah saya berkeinginan punya anak kembar sekalian biar langsung membesarkan 2 anak..hehe. Manusia kan boleh berencana dan berdoa, Allah yang menentukan jua. Seperti kenyataan bahwa kami harus menunggu hampir setahun. Berkah seminggu sebelum merayakan 1 tahun pernikahan. Allah maha pemberi rizky disaat yang tepat, bulan Ramadhan.